Adebayor kemana?
Juli 4, 2008
BARCELONA – Barcelona memberikan penawaran terakhir kepada Arsenal, dalam usaha memboyong striker Emmanuel Adebayor. Sebelumnya, Arsenal sudah menolak tawaran Barca.
Awalnya, Barca memberikan tawaran sebesar 24 juta poundsterling kepada The Gunners. Tapi, tawaran itu langsung ditolak, karena nilai itu dianggap terlalu kecil. Kini, Barca akan meluncurkan penawaran baru sebesar 30 juta pounds.
Penawaran Barca ini masih lebih kecil dari yang ingin diajukan AC Milan. Rossonerri siap menyalip Barca, karena telah menyiapkan dana sebesar 35 juta pounds untuk Adebayor. Milan tinggal mengatur waktu pertemuan dengan manajemen The Gunnres.
Arsene Wenger masih berupaya mempertahankan sang bintang dengan menaikan gaji Adebayor menjadi 60.000 pounds per pekan. Bila Adebayor masih menginginkan pindah, maka Wenger sudah menyiapkan penggantinya, yakni striker Blackburn, Roque Santa Cruz.
Adebayor sudah sering menyuarakan dirinya sudah tidak betah berada di Emirates. Pemain Togo ini menginginkan gajinya disetarakan dengan gaji yang yang pernah diterima Thierry Henry, yakni sebesar 120.000 poundsterling per pekan.
Crespo 1 jt pound per match saat di chelsea
Juli 4, 2008
LONDON – Striker Inter Milan Hernan Crespo mendapatkan bayaran hampir 1 juta poundsterling per pertandingan yang dijalaninya saat berkostum Chelsea.
Saat masih merumput di Stamford Bridge pada 2003, Crespo mendapatkan bayaran sebesar 1 juta poundsterling per pertandingan. Kondisi ini juga membuatnya sebagai salah satu pemain termahal yang berlaga di Premier League.
Namun, seiring kedatangan pelatih anyar Jose Mourinho, posisi bomber Argentina ini di skuad inti pun semakin menipis. Tercacat, semenjak The Special One berkuasa, Crespo lebih banyak duduk di bangku cadangan ketimbang beraksi di lapangan.
Kondisi inilah yang membuatnya gerah dan memaksa pihak klub mencari jalan keluar atas permasalahannya ini. Setelah melalui penantian panjang, Crespo akhinya mendapatkan kembali kesempatan bermain, setelah dipinjamkan ke AC Milan (2005/2006), meskipun harus menerima penyusutan bayaran per pertandingan.
Semusim di Milan, Crespo kembali ke Chelsea. Namun The Blues lagi-lagi meminjamkannya ke Inter Milan yang notabene mantan klubnya terdahulu. Di Inter, Crespo sukses mengantar I Nerazzuri tampil sebagai kampiun Serie A dua musim berturut-turut.
Selama di Inter, Crespo mendapat gaji sekira 2 juta poundsterling permusimnya. Sedangkan di Chelsea, Crespo mendapat bayaran 1,3 juta poundsterling per gol yang diciptakannya. Namun kini, setelah kontraknya tak lagi diperpanjang Chelsea, Crespo dipastikan takkan mendapat bayaran setinggi itu.
Pihak Inter masih bungkam perihal masa depan bomber 33 tahun ini. Pasalnya, Inter tengah memproyeksikan pembangunan skuad yang dihuni para pemain muda. Jadi, bagaimanakah kelanjutan karir dari striker dengan bayaran mahal per gol yang dibuatnya ini?
sambutan Rektor
Juli 4, 2008
Sambutan Direktur Politeknik Kediri Dalam menghadapi tantangan era global diperlukan adanya keunggulan competitive terhadap kapasitas dan peran Sumber Daya Manusia di segala sektor. Dalam pada itu Pemerintah Kota Kediri berupaya mewujudkan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Kota Kediri melalui penyelenggaraan Program Pendidikan Vokasional yang berorientasi pada konsep Link and Match dengan perkembangan dunia industri, perdagangan, perbankan, serta teknologi informasi (IT). Berdasar Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 67/D/O/2008 tentang Pemberian Ijin Penyelenggaraan Program-Program Studi dan Pendirian Politeknik Kediri di Kediri , serta Peraturan Daerah Kota Kediri nomor 13 tahun 2006 tentang Politeknik Kediri, Pemerintah Kota Kediri menyelenggarakan Pendidikan Politeknik Program Diploma III Teknik Informatika, Perawatan dan Perbaikan Mesin serta Akuntansi.
Pendirian Politeknik Kediri merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota Kediri periode 2005-2009 yang merupakan implementasi program Kota Kediri, yang dikenal dengan TRI BINA KOTA KEDIRI, yaitu :
Kediri sebagai Kota Pendidikan;
Kediri sebagai Kota Industri;
Kediri sebagai Kota Jasa/Pariwisata.
Pendirian Politeknik Kediri juga dilatar belakangi adanya komitmen yang kuat dari Pemerintah Kota Kediri serta besarnya dukungan dari berbagai pihak yang ditunjukkan melalui kemitraan yang kuat dengan para Stakeholder yang berasal dari dunia usaha, Industri maupun Perbankan serta dukungan seluruh masyarakat. Melalui sinergi dukungan Pemerintah Kota Kediri serta seluruh Stakeholder, Insyaallah peran Politeknik sebagai lembaga pencetak tenaga kerja Profesional dan siap kerja dapat kita wujudkan.
Selamat datang di gerbang era globalisasi, mari kita jadikan ilmu pengetahuan dan Teknologi sebagai media positif dalam membangun bangsa.
Direktur
ttd.
Drs.H.M ZAINI.MM
Wireless Hotspot
Juli 4, 2008
Wireless Hotspot
Hotspot adalah lokasi dimana user dapat mengakses melalui mobile computer (seperti laptop atau PDA) tanpa mengguakan koneksi kabel dengan tujuan suatu jarigan seperti internet. Jaringan nirkabel menggunakan radio frekuensi untuk melakukan komunikasi antara perangkat komputer dengan akses point dimana pada dasarnya berupa penerima dua arah yang bekerja pada frekuensi 2.4 GHz (802.11b, 802.11g) dan 5.4 GHz (802.11a)
Pada umumnya peralatan wifi hotspot menggunakan standarisasi IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g dengan menggunakan beberapa level keamanan seperti WEP dan/atau WPA. Perangkat laptop sudah banyak yang dilengkapi dengan adapter IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g. Akan tetapi dapat juga digunakan peralatan wireless dalam bentuk PCMCIA atau USB.
Daerah hotspot di Politeknik Kediri adalah area sekitar kampus dengan radius sekitar 500m.
Perpustakaan
Juli 4, 2008
Perpustakaan
Perpustakaan memiliki koleksi buku yang lengkap yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan materi mahasiswa dan dosen. Koleksi buku mencakup semua jurusan yang ada, yaitu bidang Akuntansi dan Komputer. Ruang perpustakaan dilengkapi dengan AC dan meja baca serta 7 PC yang terhubung dengan internet.
Laboratorium
Juli 4, 2008
Laboraturium
Politeknik Kediri saat ini memiliki 4 laboraturium, yaitu : 1. Lab Multimedia, dilengkapi dengan 30 PC yang terhubung dengan internet.
2. Lab Bahasa, memiliki 1 server dan 30 PC client yang dilengkapi dengan AC, internet, sound system, TV dan carpet floored
3. Lab Jaringan, memiliki 1 server dan 30 PC client yang dilengkapi dengan AC, internet dan ruang karpet.
4. Lab Arsitektur, memiliki 13 PC dan perlengkapan untuk praktek.
Untuk keberlanjutan pembangunan gedung Politeknik Kediri beserta fasilitasnya diantaranya pengadaan laboratorium maka pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan sesuai skala prioritas, yang pengembangannya diadakan di selomangleng area Gunung Klothok Kota Kediri. Dalam hal ini Pemerintah Kota Kediri telah berkomitmen untuk menganggarkan pembangunan Gedung beserta fasilitasnya secara Multi Years. Disamping itu Politeknik Kediri juga akan berperan aktif untuk melibatkan stake holder dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk memberikan bantuan pembangunan gedung melalui mekanisme APBD Propinsi Jawa Timur mulai tahun 2009.
Mekanisme dan Rancangan TAHUN
AKTIFITAS UTAMA
SUB AKTIFITAS
2007
Pengadaan Peralatan Laboratorium
Pengadaan Puskom UPT, Ruang Server
Pengadaan Lab. E. Commerce
Pengadaan Lab. Internet
Pengadaan Lab. Arsitektur Komputer
Pengadaan Lab. Multimedia/Basis Data
Pengadaan Lab. Jaringan Komputer
Pengadaan Lab. Sistem Operasi/Pemrograman
PEngadaan Lab. Komputer Akuntansi
Pengadaan Lab. Mengetik
Pengadaan Lab. Mini Bank
2008
Pengadaan Peralatan Laboratorium
Pengadaan Lab. Pabrikasi/Permesinan
Pengadaan Lab. Mesin
Pengadaan Lab. Bahan
2009
Pengadaan Peralatan Laboratorium
Pengadaan Lab. Pneumatics & Hidrolik
Pengadaan Lab. CNC & Simulasi
Pengadaan Lab. PLC
Pengadaan Peralatan Digital library
Dengan Total 13 Ruang
Catatan : Peralatan lain ditempatlkan di kampus Mayor Bismo Kediri
Fasilitas
Juli 4, 2008
Gedung Kuliah
Sementara ini, Kampus Politeknik Kediri mempunyai luas tanah 5325 m2, yang terletak di Jl. Mayor Bismo no. 27 Kediri. Ruang kuliah dilengkapi dengan proyektor dan AC, masing-masing dengan kapasitas 40 orang
Dalam rangka melengkapi sarana perkuliahan berupa ruang kuliah, gedung laboratorium serta fasilitas pendukung lain (Asrama) yang representative, maka diperlukan adanya tambahan bangunan gedung untuk melengkapi fasilitas gedung kampus yang berada di Jalan Mayor Bismo No. 27 Kediri. Pembangunan Gedung Kampus baru di area pengembangan Selomangleng sangat diperlukan dengan pertimbangan sebagai berikut :
Lokasi yang relative luas;
Letak yang strategis;
Sesuai dengan RTRW Kota Kediri (Pengembangan Kawasan Barat Kota Kediri sebagai kawasan Pendidikan)
Pembangunan gedung baru di area pengembangan Selomangleng Kota Kediri dilaksanakan pada tanah seluas kurang lebih 8 Ha. Pembangunan serta pengembangan di area ini telah direncanakan, sesuai hasil rapat tim Politeknik Kediri dan telah disetujui oleh Walikota Kediri. Dalam hal ini pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap, dan berkesinambungan, sesuai dengan komitmen yang disepakati dengan Dirjen Dikti. Namun demikian untuk finalisasinya pasca PHPPB akan dilaksanakan oleh Politeknik Kediri dengan dukungan dana dari Pemerintah Kota Kediri serta pihak lain yang tidak mengikat.
Profil dosen
Juli 4, 2008
Program Studi Akuntansi
1. Reni Ardiana Dwi Puspa, SE, M. Si
2. Drs. Ec. Slamet Riyadi, MP
3. Darto Irawan, SE, MM
4. Dewi Prastiwi, SE, Msi. Ak
5. Firdaus, SE
6. Siti Nafiah , SE
Program Studi Teknik Informatika
1. Herwin Zakiyah, ST
2. Rudi Antono, S. Kom, MM
3. Drs. Dody Budi Setiono, SST
4. Drs. Caturtha Putra H
5. Andika Kurnia Adi P, S. Kom
6. Drs. Rubandono
7. Beny Agung Nugroho, S. Kom
8. Fadelis Sukya, S.Kom
Unit Kerja Mahasiswa
Juli 4, 2008
Unit Kegiatan Mahasiswa
Organisasi kemahasiswaan Politeknik Kediri di bentuk dari, oleh dan untuk mahasiswa ITS, terdiri atas :
Legislatif Mahasiswa Politeknik Kediri (LM Poltek Kediri)
Legislatif Mahasiswa (LM) adalah Organisasi kemahasiswaan yang bersifat normative representative dengan senator-senator yang dipilih secara langsung oleh mahasiswa Politeknik Kediri dari Distrik/jurusan yang diwakilinya dengan masa jabatan 1 (satu) tahun. Lembaga ini mempunyai fungsi-fungsi sebagai berikut :
Penampung dan penyuara aspirasi mahasiswa (representative).
Mengawasi kinerja BEM Politeknik Kediri (pengawasan)
Membuat aturan di bawah Musyawarah Besar Politeknik Kediri bersama BEM Politeknik Kediri (Legislatif).
Berpegang teguh dan menjaga kaidah organisasi kemahasiswaan yang berlaku (Yudikatif).
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah organisasi kemahasiswaan di tingkat PErguruan tinggi yang melaksanakan fungsi eksekutif dengan masa jabatan satu tahun.
Lembaga Minat dan Bakat (LMB)
Lembaga Minat dan Bakat (LMB) adalah lembaga yang terdiri dari presidium UK-UK (Unit Kegiatan), yang menjalankan fungsi eksekutif, legislative, dan yudikatif terhadap UK-UK
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) adalah organisasi kemahasiswaan di tingkat jurusan yang bergerak lebih utama pada bidang keprofesian sesuai jurusannya dan bertanggung jawab langsung kepada anggotanya. Hubungan dengan BEM Politeknik Kediri adalah instruktur koordinatif
Forum Mahasiswa
Musyawarah Besar Mahasiswa Politeknik Kediri (MUBES Politeknik Kediri) Merupakan forum musyawarah tertinggi wakil/wakil mahasiswa dalam ormawa Politeknik Kediri untuk menetapkan aturan dasar yang berlaku dalam system kemahasiswaan Politeknik Kediri dan menentukan arah kerja kemahasiswaan.
Kongres mahasiswa Politeknik Kediri
Kongres mahasiswa ITS merupakan forum tertinggi di bawah MUBES Politeknik Kediri. Kongres mahasiswa Politeknik Kediri merupakan forum pengambilan keputusan untuk menetapkan Garis-Garis Besar Program Kerja (GBPK) bagi BEM Politeknik Kediri, pertanggungjawaban Presiden BEM Politeknik Kediri, pengukuhan Presiden BEM Politeknik Kediri, pengukuhan Panitia Pemilu untuk memilih senator LM Politeknik Kediri dan Presiden BEM Politeknik Kediri.
Profil dosen
Juli 4, 2008
Program Studi Akuntansi
1. Reni Ardiana Dwi Puspa, SE, M. Si
2. Drs. Ec. Slamet Riyadi, MP
3. Darto Irawan, SE, MM
4. Dewi Prastiwi, SE, Msi. Ak
5. Firdaus, SE
6. Siti Nafiah , SE
Program Studi Teknik Informatika
1. Herwin Zakiyah, ST
2. Rudi Antono, S. Kom, MM
3. Drs. Dody Budi Setiono, SST
4. Drs. Caturtha Putra H
5. Andika Kurnia Adi P, S. Kom
6. Drs. Rubandono
7. Beny Agung Nugroho, S. Kom
8. Fadelis Sukya, S.Kom